Jumat, 15 April 2011

caraku bukan dengan cara kalian

aku sering sekali mendapatkan teguran dari orang-orang disekitarku untuk bersika dewasa. bahkan ada segelintir orang yang tidak ingin berteman dengan hanya karna menganggap aku kekanak-kanakan. yaa...memang secara penampilan aku tidak masuk dalam kategori wanita anggun dengan gaun atau pakaian-pakaian layaknya wanita dewasa lai. aku lebih nyaman ke mana-mana menggunakan kaos, jeans n sendal jepit.
aku juga tidak terlalu suka bermake up, belanja (aku suka pusing kalo kelamaan belanja), dan ngedate di restoran-restoran mahal n elite. aku senang berpetualang, ke pantai, ke gunung r ke tempat-tempat yang punya pemandangan luar biasa.
aku juga manja bahkan sangat manja dengan teman-teman cowo ku. kadang kemanjaanku ini sering membuat pacarku cemburu. tapi menurutku itu masih dalam batas kewajaran, dan kemanjaan itu bukan tanpa sebab. aku terlahir sebagai anak sau-satunya (seluruh saudaraku meninggal, termasuk abang kembarku). aku juga tidak tumbuh dan besar dengan kedua orangtua kandungku. sejak usia tiga tahun aku diadopsi oleh keluargaku sendiri. ketika SMA baru aku tinggal bersama dengan orangtua kandungku. jadi menurutku wajar jika aku manja dengan teman-teman cowo ku, karena bisa dikatakan aku kurang mendapatkan kasih sayang.
 
back to topik guys, bukan berarti dengan penampilan sepertiku ini an sikap manjaku aku gk sanggup untuk bersikap dewasa. yeahhh...memang aku juga tidak bisa disebut sebagai wanita dewasa sepenuhnya. tapi setidaknya untuk berpikir dan menyelesaikan masalah secara dewasa aku yakin aku mendapatkan point 8. 23 tahun aku hidup ada fase dimana aku katakan itu adalah fase terkritis dalam hidupk. aku penah mencapai titik nol bahkan minus dalam kehidupanku. saat itu ku juga banyak melakukan kealahan yang hingga kini sungguh aku menyesal. tapi dari titik itulah aku mampu bngkit dan belajar banyak tentang makna kehidupan (bukankan itu salah satu sikap dewasa)???

kadang sedih medengar orang-orang yang seenaknya mengkritikku tanpa berkaca dari diri mereka. aku rasa semua orang punya sisi kekanak-kanakan bahkan seorang raja sekalipun. bedanya raja itu tidak ada yang berani mengkritik karena status sosialnya. sementara aku tidak bisa menghukum orang-orang yang salah menilaiku.

tulisan ini sendiri aku buat bukan untuk menghakimi mereka. karena sebagian orang yang mengkritikku itu adalah sahabatku yang aku tahu kritikannya itu sebagai salah satu cara dia untuk menunjukan betapa dia peduli padaku.

hanya dari tulisan ini aku ingin mereka tahu, kita semua punya cara yang berbeda untuk menunjukan kedewasaan kita. aku tidak bisa memaka kalian untuk ikut dengan caraku dan kalianpun tidak bisa memaksaku untuk ikut cara kalian.

karena memang masing-masing warna dalam hidup kita berbeda, hanya lebarnya yang sama..,KEEP SPIRIT :)